Select Page

Tulungagung, KPM Segara

Kopi Mangrove merupakan salah satu jenis olahan kopi yang tergolong baru di Tulungagung.

Olahan kopi ini digagas oleh Iqbar Salim al-As’ari, warga Dusun Pojok , Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung sejak tahun 2015 lalu.

Kopi ini diolah dari biji buah Mangrove yang diperoleh dari Hutan Bakau yang terhampar di wilayah pesisir Tulungagung dan Trenggalek.

Ide ini awalnya terinspirasi dari orang-orang yang telah mengolah buah mangrove menjadi olahan sirup di daerah Gresik.

Selain memiliki rasa yang khas, kopi ini juga bermanfaat bagi kesehatan. “Manfaat bagi kesehatan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan stamina, juga dapat meningkatkan kehangatan tubuh,” ungkap Adip, salah satu anggota tim KPM pada Tulungagung TIMES, Rabu (8/3/2017)

Saat ini usaha kopi Mangrove dikelola Iqbal bersama rekan-rekannya yang terwadahi dalam komunitas Kelompok Pelestari Mangrove (KPM) SEGARA.

Pemasaran kopi mangrove ini dilakukan melalui jejaring soial, terutama facebook. “Selain sudah mulai dikenal di wilayah Tulungagung, kopi Mangrove juga sudah mulai dikenal oleh konsumen dari Aceh, juga dari luar negri,” tambah Adib.

Ide kreatif Kopi Mangrove ini juga yang mengantarkan Iqbar Salim al-As’ari memperoleh beasiswa short course ke Amerika di Universitas NEBRASKA Amerika.